Puisi: Di Balik Rotasi

ada seorang anak yang menyelimuti dirinya sendiri
hantu bernama sepi mengitari
meskipun perempuan itu sudah mengusir, menyuruhnya pergi

anak perempuan itu kalut
di luar kamar, rintik hujan dan petir yang bergemuruh 
hanya menambah keruh

ia rindu
rindu pada lembaran lamanya
yang saat itu lepas dari tangan mungilnya

ia rindu
rindu pada insan yang namanya tertulis di kisah hidupnya
yang saat itu hilang, lenyap dibawa seseorang yang baru

ia gundah
haruskah ia melangkah ke depan
kemudian membuang masa lalu seiring waktu berjalan 
haruskah ia duduk di tengah-tengah kenangan
seraya berharap kembalinya mereka tak hanya sebatas impian

kemudian ia tuliskan segala takutnya
kalutnya
gundahnya
rindunya

ia tuangkan segalanya
termasuk air mata yang menetes, membasahi pipinya


27 Agustus 2019
Ashfalia Pramudya

selamat ulang tahun, Rotasi


Comments

Popular posts from this blog

Cerbung: Rollercoaster (1)

Cerpen: Sederhana

Benak: Rinduku pada Balkon Sekolah