Puisi: Rotasi
Detik ini, aku membuka masa lalu
Detik itu, aku menutup dan
membakarnya
Detik sebelumnya, jemariku meraih
lembaran baru
Detik setelahnya, kakiku berjalan
menapak harapan
Hari ini, aku mengembangkan
senyum lebar
Siang hari, senyum itu layu di
bawah sinar mentari
Sore hari, selaput bening
mendominasi mata
Malam hari, sebutir kristal jatuh
di bawah bintang bulan
Tak akan ada yang tahu
Apakah tanganku akan menggenggam
kenangan tentangmu
Atau justru membiarkannya terbawa
angin esok hari
27 Agustus 2018
Ashfalia Pramudya
Comments
Post a Comment