Benak: Korelasi Kamera dan Rasa Syukur
Ashfalia Pramudya. 4 April 2020
Selasa itu, langit pagi hari berwarna kuning gelap. Seolah
ada manusia iseng yang memasang filter Instagram di angkasa. Warna kuning gelap
bukan warna yang umum kutemui di langit. Kuputuskan duduk di samping jendela,
menatap langit unik nan aneh itu lamat-lamat.
Ajaibnya, saat langit berwarna biru muda muncul dari
sisi timur, langit kekuningan di sebelah barat seolah tak peduli. Ahasil, kedua
warna itu berdiri bersebelahan di angkasa. Menciptakan kombinasi tak biasa.
Antara biru muda yang cerah dan kuning gelap.
Kemudian aku tersadar, peristiwa seperti ini tak
terjadi kapan saja. Aku ingin mengabadikannya dalam gawaiku—kelak, akan
kutunjukkan pada orang lain, untuk menunjukkan seberapa menakjubkan langit dan
yang membuatnya. Tapi, kau tahu apa yang terjadi kawan?
Saat aku berusaha memotretnya, hasilnya jauh dari apa
yang mataku lihat.
Alih-alih perpaduan kuning dan biru, yang kulihat
justru langit berwarna kelabu. Nampaknya, langit itu terlalu indah
pemandangannya, hingga kamera tak sanggup mengabadikan kecantikannya. Hal itu
membuatku kesal. Mengapa kameraku tak sanggup melukiskan indahnya? Kejadian ini
bukanlah yang pertama. Banyak hal menakjubkan yang kusaksikan, namun saat suara
klik samar terdengar, percikan ajaib itu lenyap. Tak tampak di foto.
Di saat rasa kecewa membuncah di dada, satu pemikiran
muncul begitu saja.
Mungkinkah, foto tak sempurna itu adalah pesan
dari-Nya. Bahwa ada pemandangan, yang hanya bisa dinikmati secara
langsung, tanpa perantara. Dan karenanya, kita yang berkesempatan melihatnya,
harus banyak bersyukur.
Mungkinkah, foto yang gagal memercikkan keunikan, yang
dapat kita saksikan di realita itu, adalah pertanda. Agar kita, yang memiliki
mata, dan bisa berfungsi sebagaimana mestinya, harus banyak bersyukur. Karena
di sisi lain, banyak dari mereka yang tak bisa melihat. Buta akan keindahan,
yang disajikan dunia nan fana.
Aku tersenyum, pikiran yang barusan timbul di
kepalaku, tak pantas disebut kemungkinan.
Faktanya, kita memang harus banyak bersyukur.
Keren kak
ReplyDeleteTerima kasih 💞 Nantikan terus ceritaku yang lainnya, yaa!
Delete